Selasa, 31 Mei 2016

Pos Pertama

Om Swastyastu, 
Salam kenal semua, ini pos pertama tiang di blog ini post pertama masih ngarol ngidul dulu sekalian kenalan kalo ada pengunjung, hehehehe. tiang Mardana dari Bali, oh ya buat yang belum tau apa arti tiang, tiang itu bahasa Bali dari aku atau saya, bukan tiang listrik, hehehehe.
Ngomong-ngomong soal tiang atau aku, pernahkah kita berpikir? siapakah kita atau aku itu sendiri, untuk apakah aku hadir di dunia, untuk apakah aku merasakan keduawian,kadang tiang punya pertanyaan tentang itu, dan apa? yah. memang semua manusia memiliki yang namanya rasa ingin tau bahkan terlampau besar dan ditambah dengan ambisi serta egonya, manusia dikatakan sebagai mahkluk yang bertingkat lebih tinggi dari mahkluk hidup lainnya, nah jadi apa hbungannya? ya tentu saja ada, aku atau tiang sebagai individu atau mahkluk hidup  memiliki yang memang hadir didunia mengemban tugas masing-masing berpegang pada takdir dan nasib, lalu apa tugas itu? entahlah, kita pasti akan tau seiring berjalannya waktu.
Tiang, dan kita hidup dan ada di dunia ini waktunya sangat singkat, dan bahkan tak terasa saat waktu itu berjalan, tak perlu disesali yang telah terjadi, walau kadang memang ada sebuah penyesalan, tetapi keninginan dan dan cita-cita tak harus ikut pupus termakan sebuah penyesalan.hingga kita berada pada satu titik, dimana semua pertanyaan kita bisa terjawab dengan sempurna, atau sedikit bisa kita percaya.
Tetaplah,  hal yang positif maka itu yang harus dipelihara, sementara hal negatif itulah yang harus disingkirkan, dan tetaplah jadi diri sendiri agar dunia tak menjauh saat kamu tidak bisa menjadi seperti yang mereka inginkan,#Doraemon
Tetaplah berjuang dengan sekuat tenaga, semua hal yang kau lakukan hari ini atau kapanpun akan menentukan hasilnya kedepannya.
oke, hanya itu dulu obrolan ngalor ngodilnya untuk saat ini, mungkin anti tiang akan pos postingan yang lebih bermanfaat, kalau ada yang kuang berkenan tolong dimaafkan karena saya masih manusia dan ini post pertama saya,
Om Santih Santih Santih Om. 
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar