Selasa, 17 Januari 2017

Om Swastyastu sameton Keneh Tiang, di kesempatan ini saya ingin share essai mengenai Ilmu Leak, bijak-bijaklah menyikapi sesuatu.. let's check it out.. :)


LEAK KIAN TERNISTAKAN
            Siapa yang tidak mengenal Bali. Bali dengan semua keindahan alamnya, Bali dengan semua ragam adat istiadatnya, Bali dengan ribuan Puranya, Bali dengan keramahan penduduknya yang masyur terdengar ditelinga para pencintanya. Dengan semua keindahan itu, Bali menyimpan beberapa keindahan spiritual yang banyak didengar para pecinta kebudayaan Bali, namun jarang diketahui kebenarannya. Salah satunya, ilmu spiritual yang memancing rasa penasaran dan adrenalin ialah ilmu Leak.
            Seperti yang dilansir dari www.blog-sejarah.blogspot.com Ilmu Leak pada dasarnya merupakan sebuah ilmu kerohanian yang bertujuan untuk mencari pencerahan lewat aksara suci. Dalam aksara Bali tidak ada yang disebut Leak, yang ada adalah “LIYA,AK” yang berarti lima aksara dimana kelima aksara ini memiliki kekuatan tersendiri,  kelima aksara ini disebut Panca Gni Aksara, lima aksara itu adalah Si adalah mencerminkan Tuhan, Wa adalah anugerah, Ya adalah jiwa, Na adalah kekuatan yang menutupi kecerdaasan, Ma adalah egoism yang membelenggu jiwa pada tingkatan tertinggi yang mempelajari ilmu ini pasti akan mengeluarkan aura dari kelima Panca Indrya mereka yaitu dari ubun-ubun, mata, telinga, mulut, dan kemaluan. Pada prinsipnya ilmu Leak tidak mengajarkan untuk menyakiti, namun untuk merasakan sebuah sensasi dari bermeditasi, jika ilmu ini berhasil dilakukan maka sukmanya bisa melepaskan diri dari sariranya, dan itupun tidak dlakukan sembarangan.
            Menurut lontar-lontar kuno Bali, Ilmu leak inidapat dibagi menjadi dua, yakni Ilmu Yang merupakan sebuah anugerah dari Tuhan, dimana sipenerima wahyu ini bisa menyatukan unsure Bhuana Alit dan Bhuana Agung, ilmu ini juga tidak sembarangan ia gunakan namun harus meminta ijin terlebih dahulu pada Ida Sesuhunan agar ia tidak terkena sengkala, ilmu ini lebih dipergunakan untuk menolong sesame baik dalam bidang pengobatan dan masalah lainnya yang menyangkut niskala. Sedangkan ada ilmu Leak yang murni merupakan peplajahan, yang mana berbeda dengan ilmu tadi ilmu ini bukan anugerah namun hasil belajar, ia bisa memanggil mahkluk halus, hanya melalui perantara sesajen, ia tidak bisa menyatukan sepenuhnya unsur Bhana Alit dan Bhuana Agung karena memang ilmu ini berbatas pada kemampuan belajar orang tersebut.
            Dewasa ini, kedua ilmu itu kebanyakan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ilmu yang seharusnya dipakai untuk menolong, dan untuk mendekatkan diri dengan Sang Pncipta Yang Maha Kuasa dirusak begitu saja. Tak hanya sekedar sumpah serapah, kenyataannya ilmu itu didalahgunakan, memunculkan berbagai rasa tidak percaya dengan orang disekitar. Misal menuduh nenek disebelah rumah yang bisa ngeleak, anak kecil menangis di malam hari tanpa sebab yang jelas. Berbagai kematian tak wajar yang dialami beberapa orang. Sepenuhnya Leak yang disalahkan.
Ilmu leak tidak salah, tak pantas sebenarnya ilmu ini dinistakan orang-orang, hanya saja ilmu ini disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, ingin mendapatkan sesuatu berlandaskan ego dan rasa irinya terhadap orang lain.
Seperti yang dilansir dalam SULUHBALI.CO dimana ada seorang pria yang membunuh istri dari sepupunya yang diduga memiliki ilmu leak yang ia gunakan untuk membunuh istri dari pria itu tiga tahun yang lalu. Ini membuktikan Leak dikambinghitamkan, dinistakan akibat dari ambruknya kepercayaan akan ilmu meditasi ini. Miris memang warisan leluhur dinistakan sehingga menimbulkan korban jiwa.
Ilmu Leak sejatinya adalah ilmu yang digunakan untuk merasakan sensasi saat bermeditasi, ada yang digunakan untuk pengobatan dan untuk mengatasi hal yang lain, dan itu tidak bisa digunakan sembarangan. Janganlah nistakan ilmu Leak, cukup sudah menorehkan noda pada ilmu yang seharusnya digunakan untuk kebaikan, hentikan menorehkan ego dan rasa iri manusia pada ilmu Leak ini.

*Dikutip dari berbagai sumber.. semoga bermanfaat... ^_^
* Tinggalkan jejak kalian di kolom komentar yaa... terimakasih...

Selasa, 31 Mei 2016

Pos Pertama

Om Swastyastu, 
Salam kenal semua, ini pos pertama tiang di blog ini post pertama masih ngarol ngidul dulu sekalian kenalan kalo ada pengunjung, hehehehe. tiang Mardana dari Bali, oh ya buat yang belum tau apa arti tiang, tiang itu bahasa Bali dari aku atau saya, bukan tiang listrik, hehehehe.
Ngomong-ngomong soal tiang atau aku, pernahkah kita berpikir? siapakah kita atau aku itu sendiri, untuk apakah aku hadir di dunia, untuk apakah aku merasakan keduawian,kadang tiang punya pertanyaan tentang itu, dan apa? yah. memang semua manusia memiliki yang namanya rasa ingin tau bahkan terlampau besar dan ditambah dengan ambisi serta egonya, manusia dikatakan sebagai mahkluk yang bertingkat lebih tinggi dari mahkluk hidup lainnya, nah jadi apa hbungannya? ya tentu saja ada, aku atau tiang sebagai individu atau mahkluk hidup  memiliki yang memang hadir didunia mengemban tugas masing-masing berpegang pada takdir dan nasib, lalu apa tugas itu? entahlah, kita pasti akan tau seiring berjalannya waktu.
Tiang, dan kita hidup dan ada di dunia ini waktunya sangat singkat, dan bahkan tak terasa saat waktu itu berjalan, tak perlu disesali yang telah terjadi, walau kadang memang ada sebuah penyesalan, tetapi keninginan dan dan cita-cita tak harus ikut pupus termakan sebuah penyesalan.hingga kita berada pada satu titik, dimana semua pertanyaan kita bisa terjawab dengan sempurna, atau sedikit bisa kita percaya.
Tetaplah,  hal yang positif maka itu yang harus dipelihara, sementara hal negatif itulah yang harus disingkirkan, dan tetaplah jadi diri sendiri agar dunia tak menjauh saat kamu tidak bisa menjadi seperti yang mereka inginkan,#Doraemon
Tetaplah berjuang dengan sekuat tenaga, semua hal yang kau lakukan hari ini atau kapanpun akan menentukan hasilnya kedepannya.
oke, hanya itu dulu obrolan ngalor ngodilnya untuk saat ini, mungkin anti tiang akan pos postingan yang lebih bermanfaat, kalau ada yang kuang berkenan tolong dimaafkan karena saya masih manusia dan ini post pertama saya,
Om Santih Santih Santih Om.